BerikutKomponen Kipas Angin dan Fungsinya 1. Dinamo Penggerak. Dinamo Penggerak merupakan bagian paling utama pada mesin kipas angin. Dinamo inilah yang bertugas 2. Kapasitor. Kapasitor pada kipas angin berfungsi sebagai penyimpan daya listrik yang digunakan ketika melakukan 3. Baling -
KomponenKincir Angin. • Anemometer: Mengukur kecepatan angin, dan mengirim data angin ini ke Alat Pengontrol. • Blades (Bilah Kipas): Kebanyakan turbin angin mempunyai 2 atau 3 bilah kipas. Angin yang menghembus menyebabkan turbin tersebut berputar. • Brake (Rem): Suatu rem cakram yang dapat digerakkan secara mekanis, dengan tenaga listrik atau
Jeniskomponen ini memiliki fungsi untuk menghisap dan menekan uap dari refrigerant dari bagian evaporator. Uap yang kompresor keluarkan selanjutnya akan terkompresi sehingga suhu dan tekanan menjadi lebih tinggi. Dengan fungsi yang penting tersebut, kompresor termasuk dalam komponen utama dari AC atau pendingin ruangan.
Adapunbagian-bagian dari kipas angin mini ini adalah sebagai berikut: Front guard merupakan pelindung bagian depan dari kipas angin yang melindungi blade. Blade berfungsi menghasilkan udara saat kipas angin berputar. Rear guard fungsinya merupakan kebalikan dari front guard yaitu melindungi blade dari bagian belakang.
Kipas angin merupakan salah satu produk elektronik yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Terlebih saat tiba musim kemarau, di mana udara terasa panas yang membuat tubuh lebih cepat berkeringat. Selain membantu kita saat sedang gerah, memakai kipas juga cenderung lebih hemat listrik ketimbang menggunakan AC.
DC2Zf. – Komponen Kipas Angin Berikut Dengan Penjelasan dan Fungsinya. Jika tak kenal maka tak sayang, begitulah istilah lamanya. Yuk kita lebih mengenal tentang rangkaian komponen yang terdapat pada kipas angin! Kipas angin merupakan barang elektronik yang dimiliki hampir semua kalangan masyarakat. Lalu apakah Anda pernah tahu, kalau yang ini namanya apa dan kalau yang itu namanya apa, pastinya belum tentang semuanya pada tahu kan? Yang penting kipas angin hidup dan berputar menghembuskan angin, sepai-sepoi kan rasanya. Komponen Kipas Angin Berikut Dengan Penjelasan dan Fungsinya Untuk komponen yang terdapat pada kipas angin adalah dimano yang berfungsi sebagai penggerak utama kemudian ada baling-baling yang berada di as rotor dinamo lalu jika dinamo tersebut menyala maka akan menghasilkan gerakan memutar yang mengacu pada baling-baling sehingga baling-baling tersebut akan berputar dan menghasilkan hembusan udara dengan pengaturan percepatan oleh saklar pengubah speed kecepatan. Yuk kita baca lebih lanjut tentang komponen kipas angin berikut dengan penjelasan dan fungsinya DinamoKapasitorBaling – BalingCangkangCover DinamoGear BoxPenyanggaControl PanelKabel dan Steker Dinamo Dinamo merupakan mesin yang bisa menghasilkan putaran, pada kipas angin dinamo merupakan jantungnya kipas angin, karena jika dinamo rusak/terbakar maka kipas angin akan mati. Dinamo inilah yang mampu menggerakkan baling-baling kipas angin, namun tahukah Anda bahwa dinamo kipas angin membutuhkan energi listrik yang sesuai kebutuhnya, oleh karena itu terdapatlah kapasitor sebagai penghubung ke listrik. Kapasitor Kapasitor memiliki ukuran diantara 1,5 μF sampai 3 μF, yang mampu untuk menyimpan listrik, sehingga berdaya guna agar dinamo bisa bergerak pada putara awalnya. Karena setelah setelah mesin dinamo tersebut sudah berputar maka kapasitor akan otomatis putus dari aliran listrik. Berikutnya adalah baling-baling. Baling – Baling Daun kipas atau biasa disebut dengan baling-baling adalah komponen yang bertugas untuk menghisap udara dari luar atau sekitar, lalu kemudian angin akan dihembuskan ke arah yang berlawan, hembusan angin inilah yang menjadi udara segar untuk para penikmat kipas angin. Bahan utama baling-baling adalah dari bahan plastik akan tetapi sudah ada beberapa bahan lainnya yang menyerupai besi. Namun fungsi inti baling-baling adalah untuk memutar dan menghasilkan hembusan angin. Cangkang Cangkang atau pelindung tralis, merupakan pelindung terluar dari kipas baling-baling kipas angin yang memiliki bentuk sedikit lebih besar dari baling-baling, sehingga akan menutup baling-baling dengan mode tralis. Sebenarnya fungsi yang paling utama adalah agar kipas angin aman dari penggunanya, agar tidak terkena baling-baling, karena sudah ada cangkangnya. Cover Dinamo Cover dinamo merupakan dudukan dari mesin kipas angin, berfungsi juga sebagai penutup dibagian dalam, bahanya sendiri terbuat dari bahan yang anti panas atau tahan terhadap suhu yang panas. Gear Box Tahukah Anda bahwa alat yang biasa kita pegang seperti tuas yang berfungsi untuk menggeleng-gelengkan kipas angin atau agar dapat berputar ke kira dan kanan atau bisa juga di diamkan itu dinamakan gear box. Penyangga Penyangga atau tiang ini merupakan dudukan dari keselurukan komponen kipas angin, atau disebut sebagai penyangga utama. Sedangkan untuk bentuknya sangatlah beragam, ada yang panjang, sedang, pendek, gemuk, kurus ada-ada saja ukurannya. Control Panel Control Panel merupakan tempat untuk tombol power, tombol speed percepatan biasanya ada 3 percepatan, mulai dari sedang, kencang dan sangat kencang dan ada berapa ada juga tambahan lampu indikator. Kabel dan Steker Kabel dan steker tersebut akan dicolokkan ke stop kontak listrik untuk menghidupkan kipas angin. Mesti diingat untuk mengoperasikan kipas angin harusnya dalam keadaan berada di dudukannya atau dengan baling-baling tertutup agar aman saat digunakan. Baca juga Merk Kipas Angin Terbaik 2019 dan Kisaran Harganya Daftar Harga Kipas Angin Tahun 2019 Tips Agar Kipas Angin Anda Awet dan Cara Membersihkannya Sejarah Kipas Angin, Penemu Kipas Angin dan Perkembangannya Daftar Jenis Kipas Angin Sesuai Dengan Fungsinya Kipas Angin Tidak Berputar Sama Sekali Cek Sekring Cara Menemukan Kerusakan Kipas Angin pada Kabel dan Kapasitor Cara Memperbaiki Kipas Angin Dengan Mudah Demikianlah artikel tentang Komponen Kipas Angin Berikut Dengan Penjelasan dan Fungsinya. Jaman sekarang kita sudah bisa kipas-kipas dengan kipas elektronik, bukan begitu? Semoga bermanfaat jangan lupa share artikel ini. Sampai jumpa lagi di
Pada dasarnya, prinsip kerja kipas angin adalah dengan mengkonversikan energi listrik menjadi energi mekanik melalui medan magnet yang akan membuat baling-baling kipas angin berputar. Hal tersebut dapat dipadankan dengan motor listrik yang mempunyai kumparan besi pada bagiannya yang bergerak, dan juga sepasang magnet U pada bagiannya yang diam. Saat listrik dialirkan pada kipas, listrik akan masuk ke dalam kapasitor. Lalu, kapasitor akan mengalirkan energi yang sangat tinggi pada lilitan kawat stator wind. Dari situ, medan magnet yang berputar akan tercipta, dan baling-baling kipas akan berputar sesuai dengan arah putaran medan magnet tadi. Pada artikel kali ini, kita akan mengupas lebih detail lagi mengenai cara kerja kipas angin. Jika ingin tahu lebih lanjut, maka simaklah ulasan berikut ini. Ilustrasi cara kerja kipas angin Meskipun memiliki beberapa jenis, namun cara kerja semua kipas angin sebenarnya sama, yang membedakan hanyalah posisi penempatannya saja. Karena pada dasarnya semua kipas angin bekerja dengan menggerakkan udara yang berada di sekitar kipas. Berikut ini adalah jenis Kipas angin yang sering ditemui Kipas Angin Meja Desk Fan, Kipas Angin Duduk Box Fan, Kipas Angin Berdiri Stand Fan, Kipas Langit-langit Ceiling Fan, dan Kipas Dinding Exhaust Fan Berikut urutan prinsip cara kerja kipas angin Kipas angin memiliki suatu motor listrik yang terhubung pada baling-baling kipas dengan menggunakan poros. Motor listrik inilah yang berfungsi dalam mengubah energi listrik menjadi energi mekanik Motor listrik dapat bergerak setelah mendapatkan aliran listrik dari kapasitor. Setelah aliran listrik sampai pada motor, aliran listrik akan mempenetrasi lilitan kawat yang melilit dasar logam. Setelah aliran listrik melewati lilitan kawat, maka medan magnet akan tercipta yang menghasilkan gaya dengan gerakan yang searah dengan jarum jam. Dengan begitu, energi listrik sudah benar-benar terkonversi menjadi energi mekanik. Motor listrik juga berfungsi dalam menjalankan poros dan menggerakkan baling-baling kipas sesuai dengan kecepatan yang sudah disetel. Jumlah baling-baling dan kecepatan rpm nya bervariasi tergantung pada jenis dan merk kipas nya. Kipas angin sendiri sebenarnya tidak bekerja dengan mendinginkan angin/udara, yang justru malah menghangatkan udara berkat pemanasan motor listrik saat sedang digunakan. Lalu, angin yang dihasilkan oleh kipas akan membuat keringat kita menguap lebih cepat, yang mana akan terasa menyejukkan tubuh. Kipas angin dapat membuat penguapan keringat lebih cepat dengan menghembuskan udara di sekitar ruangan. Hal itu juga yang membuat rasa panas pada tubuh berkurang. Semakin banyak keringat yang menguap, maka tubuh kita juga akan terasa semakin sejuk. Oleh karena itu kipas angin tidak akan terasa menyejukkan jika udara di sekitarnya memiliki suhu yang mirip dengan suhu tubuh kita dan memiliki kelembaban yang tinggi. Semua hal itu menunjukkan bahwa kipas angin bekerja langsung pada tubuh, bukan dengan mengubah suhu udara seperti AC. Tentu akan sangat sia-sia untuk membiarkan kipas angin terus menyala saat suhu udara sedang panas dan tidak ada orang yang berada di ruangan tersebut. Komponen Kipas Angin Gambaran komponen kipas angin Sesudah mengetahui bagaimana cara kerja kipas angin, maka ada baiknya untuk mempelajari juga komponen kipas angin. Kinerja kipas angin sangat bergantung pada komponen-komponennya dengan fungsinya masing-masing. Berikut ini adalah komponen-komponen penting kipas angin beserta fungsinya 1. Motor Listrik Motor listrik merupakan komponen utama pada kipas. Bagian inilah yang berfungsi dalam menggerakkan baling-baling kipas dengan asupan aliran listrik yang diterima dari kapasitor. 2. Kapasitor Kapasitor berfungsi dalam menyimpan arus listrik yang berguna dalam menggerakkan baling-baling kipas. Kapasitor meningkatkan torsi motor kipas yang memungkinkan motor berputar dengan cepat. Kapasitor akan tetap berada dalam sirkuit sampai kipas mencapai kecepatan yang sudah ditentukan. Setelah kecepatan melampaui 75% dari kecepatan maksimal kipas, maka kapasitor akan langsung terputus dari aliran listrik. Kapasitor biasanya memiliki ukuran antara 1,5 μF hingga 3 μF. 3. Poros Poros adalah suatu batang logam yang sebagian besar terbuat dari baja ringan. Komponen ini terhubung dari langit-langit sampai housing bagian terluar pada kipas. Poros juga berperan dalam menyalurkan arus listrik ke lilitan kawat. 4. Lilitan Kawat Lilitan kawat bisa juga disebut sebagai penghantar pada struktur non-penghampar seperti kumparan. Lilitan ini memiliki resistensi yang sangat rendah. Fungsi utama komponen ini adalah untuk mengubah arus listrik menjadi medan magnet. 5. Baling-baling Ilustrasi baling kipas angin Baling-baling atau bilah kipas memiliki fungsi dalam menghisap angin dari luar lalu menghembuskannya kembali dalam arah yang berlawanan. Biasanya baling-baling pada kipas angin terbuat dari kipas atau bahan ringan lainnya supaya bisa berputar dengan mudah. 6. Pelindung Semua kipas selain ceiling fan pasti pelindung berupa kisi-kisi atau teralis yang berbahan dasar kawat. Fungsi dari teralis adalah untuk melindungi baling-baling dari gesekan benda dari luar. 7. Cover Mesin Ilustrasi cover mesin Cover mesin berfungsi dalam melindungi sekaligus sebagai tempat dudukan motor listrik. Cover mesin pada umumnya terbuat dari bahan yang isolator terhadap panas. 8. Kontrol Panel Kontrol panel merupakan serangkaian tombol-tombol yang berfungsi dalam mengoperasikan kipas angin. Tombol-tombol tersebut biasanya berupa tombol power, pengatur kecepatan, pengatur swing/putaran, dan juga timer.
Komponen Kipas AnginKomponen Kipas Angin Dan Fungsinya – Kipas angin merupakan alat yang berfungsi sebagai penghasil angin. Untuk memutar baling-balingnya, kipas angin didukung oleh beberapa komponen yang ditenagai oleh energi listrik. Pada kesempatan kali ini akan dibahas tentang apa saja komponen di dalam kipas angin dan perlu diketahui bahwa cara kerja kipas angin sebenarnya sangat sederhana. Bermula dari sebuah motor penggerak dinamo yang berputar. Putaran dinamo kemudian diteruskan melalui poros memanjang yang terpasang baling-baling, sehingga baling-baling pun berputar. Dengan kelengkapan komponen lainnya, maka putaran baling-baling dapat diatur jika sebuah kipas angin tidak berputar, maka salah satu penyebabnya adalah kerusakan pada dinamo penggerak. Meskipun bisa saja disebabkan oleh kerusakan lainnya, namun dinamo merupakan inti dari kipas angin. Nah, untuk menambah wawasan tentang kipas angin, berikut akan dijelaskan nama-nama komponen atau bagian-bagian di dalam kipas angin beserta Dinamo PenggerakDinamo penggerak merupakan komponen utama pada sebuah kipas angin. Fungsi dinamo pada kipas angin adalah sebagai penghasil putaran yang digunakan untuk memutar baling-baling kipas. Untuk menjalankan dinamo, dibutuhkan energi listrik yang cukup dengan dibantu oleh Kapasitor Kipas AnginFungsi kapasitor pada kipas angin adalah sebagai penyimpan daya listrik. Daya listrik yang tersimpan kemudian digunakan untuk membantu melakukan putaran awal dinamo penggerak. Sehingga beban awal ketika dinamo melakukan start lebih ringan. Setelah kipas angin berputar, maka kapasitor akan secara otomatis terputus dari aliran listrik. Kapasitor kipas angin umumnya memilik ukuran antara 1,5 μF sampai 3 Baling-BalingBaling-baling atau daun kipas merupakan bagian yang berfungsi untuk menghisap udara dari luar yang kemudian menghembuskannya kembali ke arah yang berlawanan. Baling-baling pada kipas angin pada umumnya terbuat dari bahan plastik yang ringan agar dapat berputar dengan Pelindung TralisKipas angin memiliki pelindung berupa kisi-kisi atau tralis yang terbuat dari kawat yang tersusun sesuai modelnya. Fungsi tralis tersebut adalah untuk melindungi baling-baling agar tidak tersentuh oleh tangan ketika Cover MesinCover mesin atau pelindung mesin pada kipas angin berfungsi sebagai tempat dudukan dinamo penggerak serta melindungi bagian-bagian di dalamnya. Cover ini biasanya terbuat dari bahan isolator yang tahan terhadap suhu panas dan memiliki beberap ventilasi pada Gear BoxGear box meruapakn sepasang roda gigi yang dapat diatur menggunakan tuas panel. Fungsi gear box pada kipas angin adalah untuk menggerakkan arah kipas ke kiri dan ke Batang PenyanggaBatang Penyangga merupakan bagian kipas angin yang bertugas sebagai tiang kipas angin. Penyangga ini ada yang pendek dan ada yang panjang. Sda juga yang dapat diatur panjang pendeknya sesuai Panel KontrolPanel kontrol pada kipas angin berupa tombol-tombol pengatur pengoperasian mesin. Seperti saklar power, tombol pengatur kecepatan putaran baling-baling, timer, dan juga lampu indikator kipas dan StekerSteker dan kabel adalah bagian pada kipas angin yang berfungsi untuk menghubungkan ke sumber listrik. Umumnya, steker kipas angin memiliki dua batang terminal yang ditancapkan ke stop pembahasan mengenai komponen di dalam kipas angin dan fungsinya masing-masing. Semoga bermanfaat.
Bagian Kipas Angin Dan Fungsinya apa saja?. Masih Membahas terkait dengan berbagai teknologi perabot elektronik yang sering digunakan dewasa ini tentunya sudah ada banyak rekomendasi yang tersedia. Hadirnya berbagai macam bentuk teknologi canggih tersedia akan membantu Anda dapatkan kemudahan dalam kipas angin menjadi salah satu bagian dari teknologi yng yang masih banyak dipakai oleh kebanyakan orang. Selain karena murah hargnya dibandingkan air cooler atau AC,kipas angin lebih hemat listrik dan juga Apa Itu Air Cooler dan Cara Kerja Air Cooler?Jika sekarang Anda sedang mencari informasi seputar kipas angin atau Bagian Kipas Angin Dan Fungsinya kebetulan di postingan kali ini akan di bahasa bagian-bagian kipas angin apa saja yang dirangkum dari berbagai diketahui bahwa ada banyak sekali bagian kipas angin yang hadir dengan fungsinya masing masing. Setiap bagian akan ikut mendukung bagaimana sebuah kipas bisa bekerja dan menjalankan tugasnya dengan baik. Memahami terkait dengan segala komponen yang hadir dalam sebuah kipas angin tentu menjadi hal Anda dapat mempelajari berbagai komponen yang ada dalam sebuah kipas angina maka tentu akan dapatkan tambahan ilmu. Ini berkaitan dengan ilmu elektro yang memang menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan manusia. Dengan mempelajarinya secara tepat maka Anda akan dapatkan tambahan pengetahuan terkait yang pastinya cukup pembahasan kali ini tentu akan kami bahas lebih lanjut mengenai beberapa bagian penting yang hadir dalam sebuah kipas angin. Berbagai komponen tersebut akan kami jelaskan secara terperinci jelas bersama dengan fungsinya masing masing. Simaklah beberapa pembahasan berikut secara tepat agar dapatkan penjelasan mengenai komponen dari kipas angin beserta juga fungsinya. Berikut Bagian Kipas Angin Dan penggerak jadi salah satu bagian kipas anginSalah satu bagian terpenting yang hadir dalam sebuah mesin cuci tentunya adalah dynamo penggerak yang memiliki fungsi tersendiri. Ini merupakan bagian yang paling utama dalam mendukung kinerja dari mesin dalam kipas angin. Tentunya dynamo penggerak sendiri dapat memberikan fungsinya untuk dapat memutarkan baling baling secara satu bagian kipas angin yang pada dasarnya penting dalam mendukung kinerjanya adalah kapasitor. Kapasitor sendiri hadir sebaga sebuah bagian yang hadir dengan fungsi untuk melakukan penyimpanan daya listrik tersedia. Anda akan mendapatkan kipas angin yang berputar dengan daya listrik yang tetap terjaga dengan ketahui bahwa dalam sebuah kipas angina sendiri akan terdapat baling baling yang sering juga dikatakan sebagai daun kipas. Tentunya bagian ini dapat memberikan fungsinya untuk dapat melakukan penghisapan pada udara. Sehingga angina akan di keluarkan dan juga kembali pada arah yang berlawanan dan memberikan kesejukan pada sebuah kipas angin tentunya hadir juga yang namanya tralis atau bagian pelindung yang juga memiliki fungsi tersendiri. Setiap kipas angina pastinya tidak akan pernah lepas dari adanya tralis yang dapat melindungi baling baling. Bagian ini tentu terbuat dari bahan kawat yang biasanya akan tersusun sesuai dengan model yang sudah di Box kipas anginDalam menjalankan fungsi kerjanya, tentu sebuah kipas angin sendiri memiliki bagian penting berupa gear box. Ini merupakan sebuah bagian yang terdiri dari adanya sepasang roda gigi yang hadir dengan pengaturan tertentu. Fungsinya sendiri adalah agar dapat menggerakkan kipas anger ke kiri dan juga ke kanan secara masih ada beberapa bagian kipas angin lainnya yang juga hadir dengan fungsi pentingnya. Demikianlah postingan singkat kali ini Bagian Kipas Angin Dan Fungsinya dan terimkasih sudah oleh 5598375 dari Pixabay
Mengetahui bagian komponen kipas angin dan fungsinya sangat berguna ketika Anda ingin memodifikasi atau memperbaiki kipas angin yang rusak. Semakin banyak fungsi komponen kipas angin yang Anda ketahui, maka akan semakin mudah untuk memperbaiki kerusakan kipas angin Maspion, Cosmos, Miyako dan komponen yang terlihat jelas seperti baling-baling dan guard, ternyata masih banyak bagian kipas angin lainnya yang kecil dan terkadang memiliki peran cukup penting. Pada artikel ini, kami akan membahas bagian-bagian kipas angin dan fungsinya yang biasa ada pada kipas angin duduk, dinding ataupun plafon gantung.Komponen Kipas Angin dan Fungsinya Lengkap Beserta Gambar atau Bearing Besi Rotor Gearbox List Bawah Belakang Baling Baling Baling Penyangga Kipas Angin yang Diberi Pelumas Kipas Angin yang Sering Rusak 1. KapasitorSetiap kipas angin dinding ataupun plafon dilengkapi dengan komponen kapasitor yang berfungsi sebagai start dan running. Kapasitor pada kipas angin umumnya berfungsi untuk memberikan dorongan awal serta mengatur kecepatan putaran kami sudah membahas penjelasan lengkap mengenai komponen kipas angin ini lengkap beserta fungsinya. Anda bisa langsung menyimak artikelnya disini > Fungsi Kapasitor Pada Kipas GearboxIni adalah komponen penting yang digunakan pada kipas angin. Gearbox kipas angin umumnya memiliki kemampuan untuk membuat leher kipas angin agar bisa berputar ke kanan dan adanya komponen ini, maka kipas angin tidak akan bisa menengok ke kanan dan kiri. Setiap gearbox kipas angin memiliki jenis yang berbeda, baik itu pada kipas angin duduk, dinding ataupun plafon. Jadi pastikan Anda tidak salah membeli jika ingin mengganti dinamo kipas Bushing atau Bearing Sama seperti dinamo, boshing atau bearing juga merupakan komponen kipas angin yang penting untuk mengurangi gesekan yang kipas angin duduk seperti Aoyama atau sejenisnya masih menggunakan bushing sebagai bantalan untuk meredam gesekan ass. Sedangkan kipas hisap atau exhaust sudah menggunakan bearing yang memiliki daya tahan lebih bagus dan cenderung lebih kencang jarang ada orang yang mengganti kipas bushing menjadi bearing dengan memodifikasinya. Hal ini bertujuan agar putaran kipas menjadi lebih kencang dan tidak mudah SwitchKipas angin saat ini kebanyakan menggunakan sakelar putar yang lebih praktis, jadi untuk menyalakan kipas Anda hanya perlu memutar sakelarnya saja, begitupun jika ingin mengubah kecepatan sederhana, ketika sakelar dinylakan maka arus listrik dari stop kontak akan dialirkan melalui kabel kipas dan mulai masuk ke kapasitor dan Guard BesiKomponen yang digunakan pada kipas angin selanjutnya adalah pelindung depan yang umumnya terbuat dari besi, komponen ini berguna untuk mencegah baling-baling yang lepas ketika kipas komponen ini sangat penting dan wajib dipasang pada kipas angin. Selain untuk menjaga dari lepasnya baling-baling, pelindung besi juga berguna untuk mencegah rambut dan gangguan lainnya yang dapat merusak dinamo Dinamo Kipas AnginKomponen kipas angin dan fungsinya yang paling utama adalah motor penggerak. Bagian kipas angin inilah yang membuat baling-baling bisa berputar seperti kipas angin pada umumnya. Ini termasuk komponen kipas angin yang sering rusak jika dinyalakan tanpa kipas angin terdiri dari beberapa bagian, termasuk lilitan kabel tembaga, rotor dan juga stator. Motor atau dinamo ini tidak hanya digunakan pada kipas angin duduk saja, tetapi sudah diterapkan pada model kipas lainnya, termasuk kipas angin dinding dan plafon gantung. 7. StatorKomponen kipas angin dan fungsinya yang lain adalah stator. Komponen kipas angin ini akan menghasilkan medan magnet untuk memberikan dorongan agar dinamo kipas bisa As RotorRotor atau dikenal dengan sebutan "As" adalah batang besi yang memiliki poros dan berputar ditengah-tengah stator dinamo. Diatas adalah contoh gambar as rotor kipas panjang dan diameter as rotor pada setiap kipas angin berbeda-beda. Oleh karena itu, Anda tidak bisa mengganti as rotor kipas angin sembarangan. 9. Penarik Gearbox Penarik gearbox atau knob osilator biasanya ada dibagian belakang kipas angin. Pada beberapa kipas angin, komponen ini terbuat dari plastik dan jika ditarik akan membuat kipas menengok ke kanan dan jika Anda menekan penarik gearbox, maka leher kipas angin tidak akan bergerak. Komponen kipas angin ini dikencangkan menggunakan 1 buah baut agar tidak mudah lepas. 10. Tali ListTali list seringkali ditemukan pada kipas angin duduk dan dinding. Komponen kipas angin ini berguna untuk menahan agar guard besi depan tidak lepas ataupun goyang. Biasanya tali list kipas angin terbuat dari bahan plastik dan dikencangkan dengan 1 buah baut. 11. Cover BawahBagian kipas ini pada dasarnya digunakan untuk melindungi bagian bawah kipas angin dan menutup semua komponen yang ada dibawah kipas angin, termasuk sakelar dan kabel-kabelnya. 12. Cover BelakangPenutup belakang pada kipas angin terbuat dari plastik dan dipasang dengan tujuan untuk melindungi semua komponen kipas angin dibagian belakang. Itu termasuk gearbox, kabel, kapasitor dan gulungan. 13. Baling BalingTanpa adanya baling-baling, kipas tidak akan bisa menghasilkan angin. Baling-baling kipas umumnya memiliki ukuran berbeda-beda tergantung pada ukuran kipas itu sendiri. Biasanya komponen baling-baling pada kipas angin terbuat dari plastik, tetapi ada juga yang terbuat dari baling-baling kipas angin juga bervariasi tergantung pada model dan kegunaannya. Misalnya, baling-baling kipas angin duduk berbeda dengan kipas hisap karena fungsinya juga berbeda. Menambah lengkungan baling-baling bisa memaksimalkan angin yang dihasilkan. 14. Pengunci Baling BalingSalah satu komponen kipas angin kecil tetapi berperan penting adalah pengunci baling-baling atau knob baling kipas angin. Biasanya komponen ini memiliki drat dan terbuat dari plastik. Tanpa adanya knob ini, maka baling-baling akan lepas ketika kipas dinyalakan. 15. Tiang PenyanggaKomponen kipas angin dan fungsinya yang lain adalah tiang peyangga. Bagian ini hanya ada pada kipas angin duduk yang ketinggiannya bisa diatur. Tiang penyangga kipas angin umumnya terbuat dari besi atau allumunium. Bagian Kipas Angin yang Diberi PelumasKasus yang sering terjadi pada kipas angin duduk miyako, cosmos, maspion atau merk lainnya adalah putaran kipas yang semakin lambat atau bahkan macet tidak berputar sama sekali. Biasanya masalah ini bukan disebabkan karena motor yang rusak, melainkan ada kotoran yang masuk kesela-sela bagian kipas yang bisa Anda beri pelumas adalah bagian bushing atau bearing. Biasanya disela-sela bushing dan bearing terdapat kotoran, karat atau bahkan rambut yang membuat kipas menjadi macet. Selain memberikan pelumas, Anda juga harus membuang kotorannya terlebih dahulu. Bagian Kipas Angin yang Sering RusakDari banyaknya komponen pada kipas angin, ada beberapa yang sering sekali rusak. Yaitu bagian dinamo, sekring dan kapasitor kipas angin. Jika dinamo rusak, seharusnya kipas tidak bisa berputar sama sekali, tetapi masalah ini juga bisa disebabkan karena sekring dinamo yang itu, komponen kapasitor juga termasuk bagian kipas angin yang sering rusak. Kerusakannya ditandai dengan putaran kipas yang lemah, baling-baling harus diputar manual terlebih dahulu dan juga speed kipas yang tidak berfungsi dengan artikel singkat mengenai komponen-komponen kipas angin dan fungsinya lengkap beserta gambar. Komponen diatas bisa ditemukan pada kipas angin duduk, dinding, gantung plafon merk Miyako, Cosmos, Aoyama, Maspion dan beberapa merk kipas angin lainnya.
komponen kipas angin dan fungsinya